Ewha Womans University, Universitas Khusus Wanita

Ewha Womans University adalah salah satu tempat Universitas Protestan terbaik. Tempat ini merupakan tempat perguruan tinggi yang dikhususkan bagi para wanita di Korea Selatan. Ewha merupakan universitas swasta khusus wanita di Seoul Pusat, Korea Selatan. Pada tahun 2013 Ewha masuk peringkat ke-5 terbaik di Korsel, dan terbaik ke-40 se Asia. Ewha diakui sebagai salah satu universitas terbaik dunia. “Ewha” merupakan istilah Cina-Korea yang berarti “Musin Semi Pir”. Sedangkan penggunaan kata “Womans” tidak lazim, karena bahasa Inggris yang benar untuk Woman dalam bentuk jamak adalah Women. Akan tetapi, pendiri Ewha menyingkat Woman’s menjadi Womans dengan maksud untuk menyatakan bahwa setiap wanita dalam masyarakat  layak dihormati.

Ewha Womans University

Ewha Womans University

Sejak awal pendiriannya Ewha sudah menyelenggarakan pelbagai kursus professional untuk wanita Korea. Kursus-kursus Ewha semakin berkembang. Pada tahun 1910 Ewha mulai menyelenggarakan kuliah empat tahun. Ewha kemudian terus berkembang menjadi “Ewha College” pada tahun 1925. Pada tahun 1935, Ewha dipindahkan ke kampusnya yang sekarang di Sinchon.Pada tahun 1943, pemerintah kolonial Jepang sengaja menurunkan status akademis Ewha menjadi institut kursus 1 tahun. Pada tahun 1946, setahun setelah Korea Merdeka, Ewha meningkatkan kembali statusnya menjadi universitas dan mendapat izin dari pemerintah Korea untuk menjadi sebuah universitas yang terorganisir. Jadi Ewha merupakan universitas (empat-tahun) pertama yang diakui pemerintah Korea Selatan. Pada tahun 1950-an, Ewha dengan berani membuka fakultas yang dianggap tidak cocok untuk wanita seperti Fakultas Kedokteran, Hukum, Sains dan Jurnalisme.

Pada tahun 1986 Ewha memperingati 100 tahun pendiriannya. Selama 100 tahun lebih Ewha telah berkontribusi besar bagi pembangunan SDM kaum wanita di Korea Selatan. Ewha telah banyak menghasilkan alumni wanita yang menyandang predikat “pertama” dalam sejarah Korea, seperti: “dokter wanita pertama” (Esther Park), “rektor wanita pertama” (Helen Kim), “pengacara wanita Korea pertama” (Lee Tai Young), “hakim wanita pertama” (Jeon Hyo Sook) dan “Perdana Menteri Wanita pertama” (Han Myeong Sook).

  • Add Your Comment